Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Aceh, Rektor: Universitas Mercu Buana Hadir Membantu Masyarakat

Korban bencana Sumatra saat menerima bantuan dari Universitas Mercu Buana di posko yang didirakan yayasan Menara Bhakti.

Jakarta, MDNtimes.id - Universitas Mercu Buana (UMB) menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak banjir bandang di Aceh pada awal Januari 2026.

‎Bantuan yang diberikan berupa bahan pangan, pakaian, perlengkapan ibadah, alat pertukangan, dan Al Quran itu langsung didistribusikan langsung ke pos pengungsian dan permukiman warga di tiga kabupaten yang  mencakup 11 desa.

‎Pengawas Yayasan Menara Bhakti yang menaungi Universitas Mercu Buana, Dr Hadri Mulya, menyatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Selain itu juga dalam rangka mendukung kegiatan kemanusiaan agar perguruan tinggi hadir secara nyata di tengah masyarakat.

‎“Meskipun jumlahnya terbatas, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” kata Hadri Mulya, Minggu (10/1/2026).

Baca Juga: Gelar Acara Wisuda, Rektor Universitas Mercu Buana: Pendidikan Harus Melahirkan Pemikir, Bukan Sekadar Peniru


‎Semetara itu, Rektor Universitas Mercu Buana, Prof Dr Andi Adriansyah, M.Eng, mengatakan bahwa kepedulian terhadap korban bencana merupakan komitmen institusional UMB. Ia mengingatkan bahwa UMB sebelumnya juga menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk berbagai bencana di Indonesia.

‎Antara lain gempa di Palu, Lombok, Wonosobo, Banten, dan Lampung pada 2019 dengan nilai total Rp 900 juta, bantuan erupsi Gunung Semeru di Lumajang pada 2021 senilai Rp 170 juta, serta bantuan bagi korban bencana di Sumur, Selat Sunda, pada 2022 senilai Rp 90 juta.

‎“Universitas Mercu Buana berupaya terus hadir membantu masyarakat yang terdampak musibah di berbagai daerah,” ujarnya.

‎Ditempat yang sama, Wakil Rektor II Universitas Mercu Buana, Prof Rizky Briandana, Ph.D, menyampaikan harapan agar bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir bandang. Menurut dia, bantuan difokuskan pada kebutuhan mendesak yang sangat dibutuhkan warga.

‎“Bantuan dikirimkan langsung ke titik-titik posko dan diterima oleh warga. Kami mengutus Dr Achmad Jamil dan Moestanuzul Indrawan, MT, ke Medan untuk selanjutnya menuju Aceh pada 5 hingga 10 Januari 2026,” ujar Rizky.

‎Wilayah penerima bantuan meliputi Kabupaten Aceh Timur, Kecamatan Julok (Desa Blang Gleum dan Desa Tanjong Tok Blang); Kabupaten Aceh Utara, Kecamatan Langkahan (Desa Gampong Geudumbak, Desa Tanjong Dalam, Desa Lueng Angen, dan Desa Tanjong Selamat); serta Kabupaten Aceh Tamiang, Kecamatan Bandar Pusaka (Desa Serba, Desa Barang Ara, Dusun Melati) dan Kecamatan Karang Baru (Desa Tanjung Karang dan Desa Menanggini).
‎Ucapan terima kasih disampaikan oleh Ust Mulkana (43), Dewan Guru Pondok Pesantren Darul Mukhlishin, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

‎Salah satu tokoh masyarakat, Aceh Utara, mengungkapkan rasa haru dan mengucapkan terimakasih kepada UMB dan tidak lupa mendoakan kemajuan untuk UMB. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemulihan awal masyarakat terdampak sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi bencana alam.

Previous Post Next Post