Find Us OIn Facebook

MADIUN, MDNtimes.id - Selain Brem, ternyata banyak produk makanan lainnya yang diproduksi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) warga asli madiun. 

Salah satunya Krupuk Lempeng. Krupuk yang sering kita temui sebagai pelengkap nasi pecel atau sekedar buat camilan itu ternyata produk asli warga Desa Slambur, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Jarianto, salah satu pemilik home industri kerupuk lempeng di wilayah Madiun selatan itu mengatakan, selain memiliki rasa yang gurih, krupuk lempeng buatannya tersebut juga terkenal renyah.

"Lempeng Madiun lebih gurih dan renyah dan itu menjadi ciri khas yang membedakan kerupuk lempeng dari daerah lain," kata Jarianto, Jumat (2/12/2022).

Menurut Jarianto, untuk membuat krupuk lempeng yang rasanya gurih dan renyah harus memiliki ketrampilan dalam meracik adonan bumbu-bumbunya.

"Yang tidak kalah penting, adonan bumbu dan penyedap rasa yang konsisten. Karena setiap pabrik kerupuk lempeng memiliki ciri khas rasa yang berbeda beda," tambahnya.

Selama ini Jarianto memproduksi krupuk lempeng itu secara manual. Meski begitu, kerupuk lempeng hasil produksinya itu mampu memenuhi kebutuhan para pembeli baik warga Madiun maupun dari luar Madiun.

"Penjemuran kita masih manual dengan mengandalkan panas matahari. Rata rata satu kali produksi bisa 100 kilogram, jika di uangkan senilai Rp 1,5 juta rupiah," ujar Jarianto. (dep)
Previous Post Next Post